Terindikasi Melanggar Keamanan Nasional, Kardinal Joseph Zen Ze-Kiun Ditangkap

Hongkong, terangindonesia.id – Tokoh Katolik di Hong Kong, Kardinal Joseph Zen Ze-Kiun ditangkap. Pemimpin Umat Katolik tertinggi di wilayah setempat ini dianggap melanggar undang-undang keamanan nasional China. Karsidal Joseph Zen merupakan satu dari empat orang yang ditahan terkait dengan organisasi yang dinilai telah membantu pengunjuk rasa yang membutuhkan keuangan.

Polisi Hong Kong mengatakan kepada BBC bahwa kelompok itu dicurigai meminta negara atau organisasi asing untuk menjatuhkan sanksi terhadap Hong Kong, sehingga mengancam keamanan nasional China.

Kardinal Zen melarikan diri dari Shanghai ke Hong Kong setelah komunis mengambil alih China 70 tahun yang lalu, dan merupakan mantan uskup Hong Kong. Dia telah lama menjadi kritikus pemerintah di Beijing, berbicara untuk umat Katolik di Cina daratan dan untuk lebih banyak demokrasi di Hong Kong.

Vatikan prihatin dengan penangkapan kardinal itu, kata juru bicara Matteo Bruni dalam sebuah pernyataan Keuskupan Katolik Hong Kong juga angkat bicara, mengatakan mereka sangat prihatin dengan kondisi dan keselamatan Kardinal Joseph Zen. “Kami mendesak Polisi Hong Kong dan otoritas kehakiman untuk menangani kasus Kardinal Zen sesuai dengan keadilan,” tambah mereka.

Margaret Ng juga telah ditangkap di masa lalu yakni pada tahun 2021 dia dijatuhi hukuman percobaan satu tahun karena berpartisipasi dalam demonstrasi yang tidak sah. Selama persidangan, pengacara memberhentikan pengacaranya sendiri dan memberikan pidato yang meriah, pengadilan pun bertepuk tangan.

Polisi Hong Kong mengatakan kepada BBC bahwa keempat terdakwa akan dibebaskan dengan jaminan, tetapi harus menyerahkan paspor mereka. Mereka diyakini telah dikaitkan dengan Dana Bantuan Kemanusiaan 612, yang membantu pengunjuk rasa pro-demokrasi membayar biaya hukum dan medis mereka. [TimesIndonesia]

Leave a Reply

Your email address will not be published.