Semangat Insan KAI Berikan Pelayanan Terbaik Saat Angkutan Lebaran

Jakarta, terangindonesia.id – Mudik Lebaran jadi momen yang paling menyenangkan di penghujung Ramadan. Bisa berkumpul dengan orang tua dan sanak saudara. Seperti diketahui, pemerintah membolehkan mudik pada Lebaran tahun ini. Namun masyarakat yang ingin mudik harus sudah divaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Transportasi kereta api masih jadi primadona dan pilihan masyarakat di saat momen lebaran ini tak lepas dari perjuangan luar biasa dari insan KAI.  Pada masa angkutan Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai salah satu moda utama transportasi nasional dalam mudik Lebaran, harus memastikan perjalanan mudik berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kegembiraan.

KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran 1443 H selama 22 hari, mulai H-10 sampai H+10 Lebaran atau 22 April sampai 13 Mei 2022 mendatang. Pada periode tersebut KAI menyiapkan segala sumber daya demi melayani pelanggan secara maksimal. Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan KAI secara keseluruhan. Diharapkan dengan maksimalnya persiapan KAI pada angkutan Lebaran kali ini, seluruh proses perjalanan mudik maupun balik berjalan lancar tanpa kendala.

Sudah menjadi kebiasaan bagi pegawai KAI untuk tidak mengambil libur ataupun mudik saat momen Lebaran. Pasalnya, para pegawai melakukan posko angkutan Lebaran guna memastikan pelayanan dan penerapan protokol kesehatan di stasiun dan selama dalam perjalanan berjalan dengan baik.

Tidak hanya pegawai, jajaran komisaris dan direksi KAI pun ikut terjun langsung ke lapangan. Mereka ikut melaksanakan posko di stasiun-stasiun di wilayah operasional KAI selama masa posko angkutan Lebaran berlangsung.

Dalam kegiatan poskonya, para Komisaris dan Direksi KAI melakukan pengecekan dari mulai pelayanan pelanggan, fasilitas ruang tunggu, kelengkapan administrasi perjalanan kereta api, meja verifikasi berkas calon penumpang, termasuk layanan antigen dan pelaksanaan vaksinasi di stasiun-stasiun.

Selain itu, juga memastikan fasilitas-fasilitas penunjang untuk pelanggan pada masa pandemi berfungsi dengan baik. Seperti alat pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, memastikan toilet selalu bersih, dan handsanitizer dapat digunakan. Sarana dan prasarana kereta api tak luput dari pemeriksaan seperti kondisi lokomotif, kereta, fasilitas persinyalan, ruang crew kereta api, bangunan dinas, dan jalur rel.

Vice President Public Relations KAI Joni Martinus memastikan pelayanan kereta api pada masa angkutan Lebaran berjalan sesuai aturan serta keselamatan dan keamanan kereta api menjadi prioritas utama. Seluruh pegawai siaga dan terus melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik rawan bencana, proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan kefungsian dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan pelintasan liar dengan berkoordinasi aktif mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar.

Semangat dan tekad memberikan pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik, adalah komitmen utama KAI mewujudkan niat mulia kepada pelanggan yang akan melakukan mudik menggunakan kereta api untuk berjumpa dengan keluarga, merayakan kemenangan, dan sukacita di hari Lebaran. “Segala pengorbanan dan jerih payah seluruh insan KAI selama masa angkutan Lebaran ini kami dedikasikan kepada pelanggan agar dapat mudik dengan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksin booster sehingga perjalanan kereta api menjadi sehat, aman, dan selamat selama masa angkutan Lebaran ini,” tutup Joni. [KAI]

Leave a Reply

Your email address will not be published.