Rusia Terdeteksi Kerahkan 4 Armada Perang Melintas Perairan Jepang

Tokyo, terangindonesia.id – Invasi militer Rusia sejak 24 Februari lalu ke Ukraina masih terus berlangsung. Dalam waktu sepekan, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan sebanyak 498 tentara kehilangan nyawa dalam apa yang disebut Kremlin sebagai “operasi militer khusus”. Data terakhir awal Maret lalu tak ada lagi pembaruan selama dua pekan terakhir.

Perlawanan gigih tentara Ukraina cukup merepotkan Rusia untuk menguasai Kyiv. Sampai hari ini serangan udara dan darat tentara Rusia secara bergelombang masih terus berusaha mengambil alih kota-kota utama di Ukraina.

Dari Tokyo diberitakan Empat armada kapal perang besar Rusia dengan muatan lebih dari selusin truk militer terlihat berlayar melewati timur laut Jepang, diduga menuju Ukraina. Kementerian Pertahanan Jepang membagikan foto salah satu kapal perang amfibi, yang biasanya digunakan untuk mendarat, sarat dengan peralatan militer dan kendaraan tempur.  Juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan mereka tidak tahu persis ke mana arah kapal-kapal itu, tetapi ia menduga tengah dalam perjalanan menuju Ukraina.

Kapal-kapal itu pertama kali terdeteksi pada hari Selasa oleh patroli maritim Pasukan Bela Diri Jepang memantau  ketika mereka melintas Samudra Pasifik ke laut Jepang dan melewati Selat Tsuruga, yang memisahkan pulau Honshu dari pulau Hokkaido. Rusia diyakini banyak pihak sedang mengerahkan kapal-kapal perangnya ke Ukraina.

Seorang juru bicara militer Jepang, seperti dikutip Reuters, Jumat (18/3/2022), mengatakan sangat tidak biasa bagi kapal-kapal Rusia untuk melintas begitu dekat dengan wilayah Jepang. Rusia merasa perlu menambah kekuatan militer untuk memasuki wilayah Ukraina untuk menopang kekuatan serangan darat yang selama ini mendapat perlawanan tak terduga dari tentara Ukraina.

Leave a Reply

Your email address will not be published.