Di Ukraina, Misionaris AS Diculik oleh Pasukan Rusia

Ukraina, terangindonesia.id – Dmitry Bodyu (50), misionaris Amerika dari Gereja Word of Life di Melitopol, diduga diculik oleh delapan sampai 10 tentara Rusia pada hari Sabtu (19/03), ungkap istri Dmitry, Helen kepada NBC News.

Istri Dmitry mengisahkan, tentara rusia masuk mengambil paksa telepon genggamnya lalu membawa suaminya ke suatu tempat yang dirahasiakan.  Putrinya, Esther Bodyu-Ogawa, mengatakan kepada NBC News bahwa tentara Rusia bertanya apakah ayahnya ini orang Amerika. Mereka juga mengambil paspornya. “Kami berdoa untuknya. Dan kami berdoa agar dia kuat,” kata Bodyu-Ogawa.

Sebelumnya, Dmitry telah memberi tahu orang Ukraina bahwa mereka dapat berlindung dari perang di gerejanya. “Kemudian masuk beberapa tentara Rusia, dan mereka langsung mulai menginterogasi, seperti, ‘Apakah kalian warga negara Amerika?’, itu salah satu pertanyaan pertama yang masih diingat,” kata Bodyu-Ogawa. Seorang juru bicara organisasi kemanusiaan mengatakan kepada NBC News bahwa mereka sedang mencari keberadaan Dmitry Bodyu.

Dmitry Bodyu tinggal di Texas dan melayani di  Gereja Word of Life di Melitopol, ia diculik dari kota yang sama, Melitopol, tempat tentara Rusia sebelumnya menculik walikota, Ivan Fedorov. Militer Rusia menculik Walikota Ivan Fedorov pada 11 Maret lalu dan mengajaknya kolaborasi, kemudian dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran dengan Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku telah berbicara langsung dengan Ivan Fedorov.  [ChristianHeadlines]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.