Ada Terobosan Baru di WPA “The Waves is Coming”

Pdt. Daniel Pandji Ketua Umum WPA 2022 | Fasilitator Nasional My Home Indonesia

Jakarta, terangindonesia.idWorld Prayer Assembly adalah gerakan doa bagi bangsa dengan cakupan global, mendunia karena memang seluruh peserta dan simpatisan tidak dibatasi dari negara tertentu saja. Melalui konperensi pers yang diadakan secara daring Senin (09/05). Disebutkan bahwa World Prayer Assembly 2022 diadakan pada 17-19 Mei 2022.

Pelaksanaan WPA 2022 ini akan digelar di 500 kota dan kabupaten dari seluruh Indonesia, secara khusus pada tanggal 17 Mei 2022, satu jam sebelum acara pertemuan Global (Assembly) jam 19.00 WIB, kota-kota secara serentak membuat pertemuan masing-masing, dengan melibatkan setiap unsur Tubuh Kristus yang ada dan kemudian tempat-tempat dimana WPA dilaksanakan akan mengikuti WPA di SICC (Hybrid) melalui aplikasi Zoom.

Melalui konperensi pers kali ini panitia mengundang 2 organisasi wartawan Kristen yaitu Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) dengan ketua umum Yusuf Mujiono dan Perkumpulan Wartawan Media Kristen Indonesia (PERWAMKI) dengan ketua umum Stevano Margiyanto. Pemandu acara oleh Dr. Antonius Natan.

Pdt. Aristarkus Tarigan | Ketua Mobilisasi Nasional WPA 2022 | Fasilitator Nasional Jaringan Doa Nasional

Dalam penjelasannya, panitia WPA menyampaikan tujuan dan harapan pelaksanaan World Prayer Assembly 2022 yaitu: Terjadinya kesatuan umat Tuhan secara global dan berdirinya mezbah global yang menyatukan umat Tuhan diseluruh dunia; Terjadinya kebangkitan generasi muda gereja yang membawa harapan bagi masa depan bangsa dan bangsa-bangsa (Maleakhi 4:5-6); dan Menyatakan kasih Kristus yang diwujudkan dengan tindakan kasih dan pewartaan kabar baik di dalam masyarakat (Matius 22:37-39).

Hal menarik dalam penjelasan ketua panitia SPA Pdt. Daniel Pandji, bahwa kegiatan WPA kali ini berbeda dengan acara-acara sebelumnya, selain ditunjuknya Indonesia sebagai episentrum, yakni melibatkan generasi penerus, anak-anak, dan kaum muda dalam doa dan misi, dan pengembangan talenta.

Dr. Antonius Natan | Fasilitator Nasional My Home Indonesia yang memandu konferensi Pers

Hal tersebut, menurut catatan redaksi merupakan terobosan baru dari kegiatan WPA yang sejak 2012 menyebut diri sebagai Gong Transformasi dari gerakan Doa bagi Bangsa. Penjelasan panitia juga disambut antusias dan apresiatif oleh organisasi wartawan, baik Perwamki maupun Pewarna. Yusuf Mujiono dari Pewarna berharap kegiatan WPA kali ini juga mengakomodir unsur-unsur budaya lokal agar lebih dikenal ke-Indonesia-annya. Hal senada juga disampaikan Agus Panjaitan dari Perwamki, sudah waktunya WPA dapat mencerminkan kebhinnekaan Indonesia.

Didampingi Pdt. Aristarkus Tarigan, Ketua Mobilisasi Nasional WPA 2022 dan Fasilitator Nasional Jaringan Doa Nasional, Daniel Pandji menyebutkan bahwa Kepanitiaan WPA tahun 2022 adalah kepanitiaan bersama. “Kepanitiaan WPA tahun 2022 ini adalah kepanitiaan bersama yang melibatkan; Jaringan Doa Nasional (JDN), My Home Indonesia, Transformation Connection Indonesia (TCI) bersama Internasional IPC dan berbagai lembaga lainnya dan didukung oleh aras gereja nasional seperti PGI, PGLII, PGPI dan KWI” tutur Daniel Pandji.

Informasi selengkapnya dapat menghubungi : Festy (081717124226, Regina (081387234784, dan Sheila (08118582848.)  [RA. Natabraja]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.